Sunday, 22 January 2017

INI 5 PENYEBAB NAIKNYA HARGA CABAI DI PASARAN

View Article
Pada beberapa bulan ini, harga sembako bisa dibilang cenderung stabil dengan bulan sebelumnya, tapi ada juga yang mengalami penurunan dan kenaikan.

Harga cabe rawit merah dalam dua hari ini kembali mengalami kenaikan yang cukup signifikan, berada pada kisaran tertinggi Rp80 ribu per kilogram-nya. Harga tersebut terdapat selisih kenaikan yang hampir Rp50 ribu dibanding bulan kemarin, seperti yang dilansir Informasi Pangan Jakarta.

Bahan pangan seperti cabai dan bawang merah sebenarnya pelengkap yang dipakai untuk bumbu masakan. Meskipun bukan kebutuhan utama dan harganya sering melambung tinggi, namun masyarakat tetap membelinya.

Ada beberapa dampak yang menjadi kenaikan harga cabai di pasaran, antara lain:

1. Faktor Cuaca
Kenaikkan harga cabai disebabkan anomali musim, yang menyebabkan produktifitas cabai menurun. Karena tanaman cabai membutuhkan sinar matahari yang memadai, akibat cuaca yang sangat extrim dan tidak dapat di prediksi, akibatnya sangat berpengaruh kepada perkembangan pertanian, dan akibat itu para petani mengakibatkan gagal panen terus menerus dan para petani pun mengalami kerugian yang sangat besar. Sedangkan para petani membutuhkan pemasukan atau modal untuk menjaga tanaman mereka.

2. Penyerangan Hama / Penyakit
Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki sejarah serangan hama dan penyakit yang cukup banyak, salah satunya hama thrips, lalat buah, kutu daun, dan tungau. Serangan hama dan penyakit ini berpotensi menurunkan produksi cabai dan mampu menyebabkan gagal panen.

3. Spekulasi Tengkulak
Petani tak punya daya tawar sama sekali untuk menjual produknya. Selama ini, harga ditentukan tengkulak. Jika tak sepakat dengan harga, tengkulak pun tidak akan mengambil cabai dari petani.

4. Buruknya Pengelolaan Stok Pangan Nasional
Karena persedian yang sedikit yang tidak sebanding dengan permintaan yang tinggi harga cabai ditentukan oleh jumlah pasokan/suplai dan jumlah permintaan/kebutuhan. Pada saat pasokan kurang dari permintaan maka harga akan meningkat cepat, sebaliknya pada saat pasokan lebih besar dari permintaan maka harga akan turun harga cabai sangat elastis terhadap pasokan.

5. Lemahnya Regulasi Pengaturan Harga oleh Pemerintah

Petani mendesak pemerintah agar bergerak ikut mengendalikan harga cabai di tingkat petani. Sebab, selama ini harga dan nilai komoditas cabai sangat fluktuatif dan tak bisa diduga.

Harga Cabai Melonjak, Apa Penyebabnya ?

View Article
Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, mengatakan harga cabai melonjak hingga 40 persen beberapa waktu terakhir. Hal ini diketahui dalam rapat koordinasi bersama pemerintah daerah di Kantor Kementerian Perdagangan, Ahad, 16 November 2014.

Menurut Rachmat, penyebab melonjaknya harga cabai, yakni seretnya pasokan karena musim kemarau berkepanjangan, antara Juni hingga Oktober 2014. Padahal, pada Juni hingga September harga cabai jatuh dari Rp10.000 menjadi Rp3.000-5.000 per kilogram. "Sehingga banyak petani yang enggan menanam cabai karena merugi," kata Rachmat.

Selain itu, terjadi penyakit kuning di beberapa sentra produksi cabai seperti Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat. Akibatnya, terjadi penurunan produksi hingga 60 persen. Rachmat mengatakan, kondisi ini langsung berpengaruh kepada harga mengingat konsumen Indonesia sangat bergantung pada cabai segar. "Banyak pengumpul memanfaatkan naiknya harga cabai untuk menutupi kerugian sebelumnya," ujarnya.

Berdasarkan pantauan di 33 provinsi dan 165 pasar tradisional, rata-rata harga cabai merah keriting naik 32,42 persen dari Rp40.800 menjadi Rp54.100 per kilogram. Harga cabai besar naik 34,42 persen dari 36.600 menjadi Rp49.200 per kilogram dan cabai rawit merah naik 31.30 persen dari Rp38.900 menjadi Rp51.100 per kilogram. 

Direktur Jenderal Holtikultura Kementerian Pertanian, Hasanuddin Ibrahim, menyatakan lembaganya terus berupaya menerapkan teknologi budidaya benih baru sehingga tanaman cabai tahan menghadapi penyakit. 

https://m.tempo.co/read/news/2014/11/17/090622335/harga-cabai-melonjak-apa-penyebabnya